Fenomena "PRESIDEN TOLOL" muncul sebagai kritik tajam terhadap kenyataan negara yang seringkali menyuguhkan visualisasi mengerikan. Julukan ini, yang awalnya hanyalah humor di lingkungan publik, kini telah berkembang menjadi lambang kekecewaan terhadap cara penetapan orang yang seringkali lebih mengutamakan kepentingan kelompok daripada kepentingan